Tampilan slide

Loading...

Senin, 28 Januari 2013

Pupuh Mijil ( Kebo Iwa)

Pupuh Mijil ( Kebo Iwa)

1. Bedahulu
2. ngelah patih sakti
3. Patih Kebo Iwa
4. Minab dane sakti mandraguna
5. nanging lacur ipun katimpugin
6. kapur cenik-cenik
7. sane ngae lacur





olih: Astie Rasty, 28 januari 2013
gambar: karereh ring internet

Rabu, 16 Januari 2013

Puisi Bali Modern Pak Eric Negak Vespa

Pak Eric

Pak Eric.........................
mabaju cara kobay
bangun semengan..................................
lantas nyemak montor...............................


negak montor dijalane.........................
cara penerikan....................
sliwar-sliwer...........
ngaja nganginan............................
ngaja ngauhan.........................................

negak vespa gadang......................................
misi lampu mawarna warni.................................
ngiterin kota Denpasar.....................................
vespane mamunyi mencetar membahana............................
ngranayang pakruyuk siap pisaga............................

Pak Eric.................................................
iteh negak vespa.........................................
ngaja nganginan..................................................
nanging ten engsap ngaba SIM...............................


olih: Astie Rasty, buda 16 Januari 2013



Aspek perkawinan campuran dalam novel Bahasa Bali


Catur Asrama adalah adalah empat lapangan hidup (pangasraman) yang berdasarkan petunjuk kerohanian yang terdiri dari Brahmacari yaitu tingkatan hidup dalam ketekunan mencari ilmu pengetahuan atau tingkat hidup berguru. Grhasta yaitu tingkatan hidup berumah tangga. Wanaprasta yaitu tingkat hidup dalam pengunduran diri dari kesibukan dalam masyarakat. Sannyasa (Bhiksuka) tingkat hidup yang telah melepaskan sama sekali ikatan keduniawian atau disebut juga tingkat hidup berkelana (Ngurah, 1999: 79).
Salah satu tingkatan dari Catur Asrama dikenal dengan masa menempuh hidup berumah tangga atau Grahasta. Masa Grahasta yaitu perkawinan ialah untuk memperoleh seorang anak yang  akan meneruskan garis keturunannya dan percaya bahwa anak menyupat (membebaskan) roh leluhurnya di ”alam sana” (Sudharta, 1993: 66).
Menurut Pudja (1975: 23), berdasarkan tradisi dan hukum adat perkawinan yang berlaku di Bali, ada 4 sistem perkawinan yang umum dijalankan dalam  perkawinan Hindu di Bali yaitu :
1.      Sistem mamadik (meminang atau meminta), yaitu perkawinan yang dilandasi rasa cinta, sama suka akan masing-masing pasangan dan mendapat restu orang tua.
2.      Sistem ngarorod yaitu perkawinan yang dilandasi rasa suka sama suka, tetapi tidak mendapatkan restu dari orang tua, atau pernikahan terjadi akibat salah satu pihak sudah tidak mempunyai sanak keluarga lagi.
3.      Sistem nyentana atau juga merupakan bentuk sistem nyeburin yaitu  bentuk sistem matrilinial.
4.      Sistem ngunggahin yaitu bentuk perkembangan tersendiri dari sistem ngarorod.

Selain sistem perkawinan tersebut di atas, perkawinan masyarakat di Bali juga mengenal adanya istilah perkawinan campuran. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 518) kawin campur adalah perkawinan diantara dua pihak yang berbeda agama, kebudayaan, golongan, dan suku bangsa.
Perkawinan campuran merupakan aspek perkawinan yang marak terjadi akibat adanya pengaruh globalisasi dan pariwisata.  Hal ini terjadi akibat pengaruh pesatnya arus wisatawan asing yang datang ke Bali. Perkawinan campuran antara etnik yang terjadi di Bali memiliki latar belakang bahasa, bangsa, dan budaya yang berbeda. Hal ini merupakan salah satu dampak sosial budaya terhadap hubungan internasional antara anggota masyarakat yang berkecimpung dalam bidang pariwisata. Dampak sosial ini menimbulkan perubahan struktur sosial masyarakat Bali seperti sikap, pola hidup, dan karakter masyarakat. Dalam masyarakat Bali modern  seperti sekarang ini misalnya dalam  keputusan  terhadap pemilihan teman hidup semakin terbuka, karena dinamika dan pendidikan masyarakat yang semakin berkembang. Mereka tidak canggung lagi untuk menikah dengan orang asing. Hal ini mencerminkan sikap masyarakat yang dinamis, terbuka, dan fleksibel sehingga meningkatnya jumlah perkawinan campuran antara etnik Bali dengan orang asing. (Laksminy, 2003: 1).
Dari pendapat di atas saling mendukung namun dalam aspek perkawinan campuran akibat adanya pengaruh pariwisata lebih banyak menggunakan pendapat Laksminy. Jadi perkawinan campuran merupakan perkawinan antara dua pihak yang berbeda agama, kebudayaan, golongan dan suku bangsa. Dalam novel DTBK kisah cinta Nyoman Sari dan John Pike mengarah pada terjadinya perkawinan campuran. Seperti terlihat pada kutipan berikut :
,, Mari kita minum merayakan my first love Sarita,” lantas ia nudingang Café ané ada di bucun jembatane, ...(hal 47)

Terjemahan :

,, Mari kita minum untuk merayakan cinta pertama kita Sarita,“ kemudian ia menunjuk kafe yang ada di ujung jembatan, ...

Dari kutipan di atas, terlihat bahwa John Pike setelah berpacaran dengan Nyoman Sari nama Nyoman Sari berubah menjadi Sarita, begitu juga John Pike menjadi Made Kesuma, perubahan nama itu mungkin saja agar mereka saling mempunyai rasa berdekatan. Perkembangan pariwisata mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan masyarakat. Nyoman Sari merupakan seorang gadis yang menerima pembaharuan serta pemikiran baru, tentang perkawinan campura. Nyoman Sari tidak merasa canggung untuk menjalin kasih dengan John Pike. Perbedaan agama, kebudayaan, bahasa, dan bangsa bukan menjadi halangan tetapi sebagai perekat cintanya sehingga Nyoman Sari menerima John sebagai kekasihnya.
 Uraian selanjutnya sudah mengarah pada terjadinya perkawinan campuran antara Nyoman Sari  dan John Pike. Hal ini terlihat pada saat Nyoman Sari akan dilamar oleh John Pike. Seperti terlihat pada kutipan berikut :
…, Beli akan datang ke rumahmu melamar kamu meminta kepada orang tuamu supaya Sarita diperkenankan menjadi istri John Pike uling Australi,”… (hal 48)

Terjemahan :

…, Kakak akan datang ke rumahmu melamar kamu meminta kepada orang tuamu supaya Sarita diperkenankan menjadi istri John Pike dari Australi,”…

Dari kutipan di atas, terlihat bahwa John akan segera meminang Nyoman Sari sebagai istrinya. Hal ini jelas memperlihatkan bahwa akibat dari perkenalan Nyoman Sari dengan John Pike, mengarah pada tahapan yang serius akan adanya perkawinan campuran antara warga negara Indonesia dengan warga negara Australia.
John mengatakan kepada Nyoman Sari bahwa setelah melaksanakan pernikahan di Australia, John Pike bersedia menjadi orang Bali dan menetap di Bali bersama Nyoman Sari. Seperti terlihat pada kutipan berikut :
,, Ya tapi perkawinan di Australi itu penting untuk menyenangkan hati orang tua beli dan menghormati kerabat lan lingkungan beli di Australi sesudah itu kita tinggal di Bali,” … (hal 49)

Terjemahan :

,, Ya tapi perkawinan di Australia itu penting untuk menyenangkan hati orang tua kakak dan menghormati kerabat dan lingkungan kakak di Autralia sesudah itu kita tinggal di Bali,”…

Dari kutipan di atas, terlihat bahwa John menyampaikan kesediaannya kepada Nyoman Sari, setelah John dan Nyoman Sari melangsungkan pernikahan di Australia, John akan menetap dan menjadi orang Bali.   
Uraian selanjutnya, Nyoman Sari dan Jon Pike menanyakan hari baik untuk melaksanakan pernikahan kepada Wayan Mandra. John ingin menikah seperti orang Bali dan menjadi orang Bali. Seperti terlihat pada kutipan berikut :
…, ia dot maupacara ngantén cara anak Bali karena ia dot pesan dadi anak Bali. Nyoman Sari masi ngorahin yén déwasa anak ngantén Bali buin pelekutus wiadin selikur Galungan dadiné akhir bulan Oktober nénénan luung déwasané ngantén, … (hal 92)

Terjemahan :

…, Dia ingin menikah seperti orang Bali karena ia sangat ingin menjadi orang Bali. Nyoman Sari juga mengatakan jika hari baik orang menikah Bali lagi delapan belas atau duapuluh satu hari sebelum Galungan. Jadi pada akhir bulan Oktober ini hari baik untuk menikah,..

Dari uraian di atas, terlihat bahwa John dan Nyoman Sari akan segera melaksanakan pernikahan pada akhir bulan Oktober. Karena pada saat itu di Bali harus menunggu hari baik yaitu 18 atau 21 hari sebelum Galungan untuk melaksanakan upacara pernikahan. Perbedaan agama, budaya, bahasa, bangsa bukan menjadi halangan yang berarti. John bersedia menjadi orang Bali setelah upacara pernikahan di Australia. Hal ini memperlihatkan bahwa perkawinan campuran akan terjadi antara John dan Nyoman Sari merupakan suatu realita yang akan ada dalam kehidupan masyarakat. Melalui tokoh Nyoman Sari terlihat kegigihan seorang gadis yang ingin tetap tinggal di tempat kelahirannya.
Sebelum upacara pernikahan berlangsung, pada tanggal 12 Oktober 2002.  John Pike meninggal menjadi korban peledakan bom di  Diskotik Sari Club di Jalan Legian, Kuta. Upacara pernikahan gagal dilaksanakan, Nyoman Sari sangat sedih dengan kematian John dan berjanji demi cintanya untuk menjadi perawan tua selamanya, hingga ajal datang menjemputnya. Upacara pernikahan yang direncanakan akan berlangsung di Australia dan Bali, tidak akan pernah terjadi. Seperti terlihat pada kutipan berikut :
…, makejang teka karena suba tawanga pasti ia ajak timpalné suba mati dadi korban bom di Sari Club Legian Kuta karena ada sepéda montor ané séwana tekén timpalné ditu hangus terbakar. Jasad beli Madé sing kena baan ngingetang enu ngantosang hasil kerja team forensik uling Australi.  (hal 98)
…, Makejang madalem ia karena beli Madé suba ngirim email apang keluargané ngidih Sarita ka Bali tur bakal ngadaang upacara perkawinan di Australi lan di Bali, … (hal 98)
  
Terjemahan :

…, Semuanya datang karena sudah mengetahui pasti ia dan temannya telah meninggal menjadi korban bom di Sari Cub Legian Kuta karena ada sepeda motor yang disewa oleh temannya hangus terbakar. Jasad kakak Made tidak dapat dikenali masih menunggu hasil kerja tim forensik dari Australia.
…, Semua kasihan kepadanya karena kakak Made sudah mengirim email agar keluarganya meminang Sarita ke Bali dan akan mengadakan upacara perkawinan di Australia dan di Bali, …

Menyimak uraian di atas, terlihat jelas bahwa pariwisata membawa pengaruh yang sangat besar terhadap terjadinya perkawinan campuran. Nyoman Sari dalam novel DTBK tidak merasa canggung untuk menjalin kasih dengan John Pike, nama Nyoman Sari berubah menjadi Sarita dan John Pike menjadi Made Kesuma, perubahan nama itu mungkin saja agar mereka saling mempunyai rasa berdekatan, sehingga perbedaan agama, kebudayaan, bahasa, bukan menjadi halangan untuk melaksanakan pernikahan. Dalam novel DTBK sudah mengarah akan terjadinya perkawinan campuran antara Indonesia dan Australia. Akan tetapi perkawinan campuran tidak terjadi antara Nyoman Sari dan John Pike karena John Pike meninggal dalam tragedi peledakan bom di Diskotik Sari Club Legian, Kuta sebelum upacara pernikahan.

Skripsis: Ni Nyoman Astiti Dewi, aspek sosiologi sastra novel Depang tiang Bajang sekayang-kayang karya I Nyoman Manda. 2008

Karya sastra Bapak I Nyoman Manda


a)       Karya Sastra  Drama
1.      Drama Brantakan pemenang harapan BKKBN tahun 1978.
2.      Drama Masan Cengkehe Nedeng Mabunga 
3.      Drama Kuuk pemenang pertama drama berbahasa Bali yang diadakan oleh Listibya Bali.
4.      Lelakut kumpulan drama anak-anak bahasa Bali tahun 1999.
5.      Drama Anak-Anak Galang Bulan.
6.      Drama Dukana Pujangga, bahasa Indonesia tahun 2002.
7.      Drama Saat Terakhir (drama berbahasa Indonesia) tahun 2002.
8.      Demo kumpulan drama cutet dwi bahasa, Mei 2003.
9.      Drama tiga babak Sepasrah Kisah Di Goa Gajah, Agustus 2004.
10.  Drama Anak-Anak Kirana tahun 2005.
11.  Drama Dewi Sakuntala

b)     Karya  Sastra  Novel
1.      Novel Kasih Bersemi Di Danau Batur diterbitkan oleh Daerah Tingkat I Bali.
2.      Novel Sayong, berbahasa Bali tahun 1999.
3.      Novel bahasa Indonesia Kenangan Indah Di Toyabungkah tahun 2002.
4.      Manah Bungah Lenyah Di Toyabungkah, novel berbahasa Bali tahun 2006.
5.      Novel berbahasa Bali Bunga Gadung Ulung Abancang bagian I, II, III (trilogi) tahun 2001.
6.      Novel  I Kentung Uling Lodtungkang (novel anak-anak) tahun 2002.
7.      Novel Nembangan Sayang I, Maret 2007.
8.      Novel Mendulang Gemilang,  Novel berbahasa Indonesia.
9.      Gending Pengalu novelet berbahasa Indonesia  tahun 2007.
10.  Novel Depang Tiang Bajang Kayang-Kayang, Oktober 2007.
11.  Novel Ngabih Kasih Ring Pasisi Lebih tahun 2008.
12.  Novel Sawang-Sawang Gamang (dalam proses penulisan).
c)       Karya Sastra Cerpen
1.      Togog, cerpen bahasa Bali Pemenang kedua dalam sayembara yang diadakan oleh Lembaga Bahasa Singaraja tahun 1977.
2.      Cerpen bahasa Bali  Guru Made
3.      Kumpulan Satua Bali Anyar Hilang, berisi lima cerpen yaitu Hilang, Motor Pit, Sabuk Poleng, Limang Ringgit, dan Saksi tahun 2001.
4.      Kumpulan cerita anak-anak I Kentung Uling Lodtungkang tahun 2002.
5.      Tali Rapiah kumpulan cerpen berbahasa Bali tahun 2002. Berisi 14 cerpen yaitu dengan judul Uyut, Gelem, Brigjen Made, Tengilin Duen, Kadutan Emas, Alih Ulih Aluh, Nyama Kelihan, Tanah, Surudan, Tresna Hilang, Luas Ka Alas Wayah, Elas Li, Pil Suargan, dan Tali Rapiah.
6.      Kumpulan Cerpen  Memedi, cerpen anak-anak berbahasa Indonesia tahun 2004. dalam kumpulan cerpen ini terdapat cerpen yaitu I Kentung Naik Kelas, Digigit Ular, Perang Gundu, Terpaksa, Sekuntum Anggrek Bulan Untuk Ibu Guru, Mengecoh Barong Galak, Lelakut, I Kentung Menabung, dan Ketika Rembulan Bersimbah Hujan.
7.      Kumpulan cerpen berbahasa Bali Helikopter tahun 2004. Dalam buku ini terdapat tiga cerpen yaitu Helikopter, Guru Made, dan Angin Ngesir Di Batan Bingine.
8.      Kumpulan Cerpen Alikan Gumi tahun 2004.
9.      Kumpulan Cerpen Kenangan Indah Di Toyabungkah yang dimuat dalam Majalah Teruna Balai Pustaka, Jakarta (dicetak ulang tahun 2004). Berisi tujuh buah cerpen yaitu; Gusti Ayu Anjang Sari, Pupus Kasih Di Bara Api, Kenangan Indah Di Toyabungkah, Salah Masuk, Di Bawah Pohon Bambu, Semua Berlalu, dan  Saat-Saat Terakhir.
10.  Laraning Carita Ring Kuta tahun 2004 kumpulan cerita tragedi bom 12 Oktober 2002 di Legian Kuta dalam bahasa Bali.
11.  Cerpen Duka Kita Di Kuta bahasa Indonesia, tahun 2004.
12.  Cerpen Our Sorrow In Kuta dalam bahasa Inggris tahun 2005.
13.   Pupulan Satua Cutet Pongah bahasa Bali tahun 2005.
14.  Kumpulan Cerita Anak Sepeda Baru tahun 2005.
15.  Sang Nandaka Kumpulan Cerpen Tantri Januari 2007.
d)      Karya Sastra Terjemahan
1.      Cerpen Di Tengah Keluarga karya Ajip Rosidi tahun 1999.
2.      Novel Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisyahbana tahun 1999.
3.      Novel Sukreni Gadis Bali karya A.A. Pandji Tisna tahun  1999.
4.      Kumpulan Puisi Deru Campur Debu karya Chairil Anwar tahun 2000.
5.      Kumpulan Cerpen Bawuk yang merupakan kumpulan cerpen pilihan Majalah Horison tahun 2002.
6.      Cerpen Kuli Kontrak karya Mochtar Lubis tahun 2002.
7.      Cerpen Jalur-Jalur Membenam karya Wildam Yatim tahun 2002.
8.      Cerpen Gauhati karya Budi Darma tahun 2002.
9.      Tirani Dan Benteng, kumpulan puisi karya Taufik Ismail tahun 2002.
10.  Novel  Di Bawah Lindungan Kaabah karya Hamka tahun 2004.
e)      Karya Sastra  Lainya
1.      Jantraning Tirta Yatra catatan perjalanan matirtayatra tahun 1998.
2.      Kumpulan Fragmen agama di TV ”Padi Buung” tahun 2000.
3.      Jantra Tirta Yatra, Perjalanan Muspa ke Pura tahun 2002.
4.      Perani Kanti (buku tentang proses dedikasi sastrawan Bali) tahun 2002.
5.      Tirta Yatra Ke India tahun 2005.
6.      Riwayat Geliat Sastra Nyoman Manda tahun 2005.
7.      Mengenang Bayang-Bayang Ilalang (buku Biografi seorang tokoh perbankan dari Ubung, Penebel Tabanan) tahun 2006.
8.      Kumpulan Reripta Alit ”Ngonang” tahun 2006.
9.      Basa lan Sastra Bali,  Kisah-Kisah Jumah.
10.  Majalah Canang Sari ( kini sudah edisi ke-27 Januari-April 2008).
11.  Majalah Satua (kini sudah edisi ke-21, Januari-April 2008).

Judul puisi Bali Modern karya I Nyoman Manda


 
Kumpulan Puisi Bali Modern Karya Bapak I Nyoman Manda
1.      Ganda Sari kumpulan puisi Bali modern bersama Made Sanggra tahun 1973.
2.      Kumpulan puisi Bali modern  Joged Bumbung  tahun 1975.
3.      Puisi Pantai pemenang harapan yang diadakan oleh BBC London 1978.
4.      Kumpulan Puisi Mara-Mara tahun 1994.
5.      Kumpulan Puisi Tiang tahun 1995.
6.      Kumpulan Puisi Kalangen Ring Batur.
7.      Kumpulan Puisi SAB (Singgah Di Bancingah Wayah) tahun 2000.
8.      Kumpulan Puisi Puputan Badung tahun 2000.
9.      Puisi Bali Anyar Niti Titi Puttaparthi tahun 2000.
10.  Kumpulan Puisi Suung Luung April 2003.
11.  Kumpulan Puisi Tiang Januari 2004.
12.  Kumpulan Puisi Yen tahun 2004.
13.   Kumpulan Puisi Nyongkok Di Bucu tahun 2005.
14.  Kumpulan Puisi Bali Anyar Kuuk tahun 2006.
15.  Kumpulan Puisi Kabar-Kabar Surat Kabar tahun 2006.
16.  Kumpulan Puisi Swara Cakra Kurushetra tahun 2006.
17.  Puisi dalam Majalah Canang Sari No 24 tahun 2006 (Topeng Keras, Ada Sinar Galang, Setata Magonjakan Ring Angin, Ampurayang Titiang, dan Manahe Mabesikan).