Loading...

Rabu, 16 Januari 2013

Sinopsis Novel Depang Tiang Bajang Sekayang-kayang Novel tragedi Bom Bali 1ang



NOVEL DEPANG TIANG BAJANG KAYANG-KAYANG

 Sinopsis
Nyoman Sari seorang gadis yang bekerja sebagai pedagang acung di Monkey Forest, Ubud. Nyoman Sari adalah sosok gadis yang manis, pintar, cekatan, dan ulet. Walaupun hanya tamatan salah satu SMP swasta di Ubud, tetapi Nyoman Sari mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan  menguasai bahasa asing lainya seperti bahasa Jepang dan Perancis. Sore itu di Monkey Forest, sangat ramai didatangi wisatawan. Pedagang acung, termasuk Nyoman Sari sibuk menawarkan barang dagangannya kepada wisatawan.
 Ketika sedang berjualan, Nyoman Sari bertemu dengan John Pike (seorang wartawan dari Australia). John Pike datang ke Bali untuk mencari berita mengenai kehidupan pariwisata, adat-istiadat, serta kebudayaan Bali. John ingin menetap di Ubud dan meminta bantuan kepada Nyoman Sari untuk mencarikan penginapan.
Sejak perkenalan tersebut hubungan mereka menjadi akrab. Nyoman Sari selalu menemani John ketika mengunjungi tempat pariwisata. Dengan modal bahasa Inggris Nyoman Sari berusaha membantu dan memberikan informasi mengenai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan John dalam mengumpulkan berita. Akhirnya tumbuh rasa cinta antara Nyoman Sari dan John. Kisah percintaan mereka tidak terhalang dengan adanya perbedaan budaya, bahkan perbedaan itu menjadi pengokoh bagi cinta mereka.
I Sobler dikenal sebagai seorang pria yang selalu membuat keributan di Monkey Forest. I Sobler seorang supir taxi dan memiliki pekerjaan sampingan sebagai lelaki penghibur atau gigolo, bagi wisatawan asing yang kesepian. I Sobler ingin mendapatkan hati Nyoman Sari tetapi Nyoman Sari tak pernah menghiraukan. I Sobler melakukan berbagai cara untuk memisahkan John dengan Nyoman Sari.
Pada suatu hari, ketika John dan Nyoman Sari pergi menonton kesenian di Art Centre Denpasar, I Sobler tiba-tiba menghadang mereka di tengah jalan, I Sobler tidak dapat membendung kebenciannya terhadap John. Perkelahian antara John dan I Sobler tak dapat dihindari. John mendapat pukulan bertubi-tubi dari I Sobler, namun dengan kemampuan beladirinya, John dapat bertahan. Ketika itu polisi lalulintas yang sedang berpatroli menghampiri mereka untuk memeriksa SIM. I Sobler pergi dengan mengendarai sepeda motor berkecepatan tinggi. Karena dalam keadaan mabuk, I Sobler tidak dapat mengendalikan laju motornya, akhirnya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.
Setelah lama memadukasih dengan Nyoman Sari, John memutuskan untuk meminang Nyoman Sari sebagai istri. John menyampaikan berita bahagia ini kepada keluarganya di Australia. Akhirnya ditetapkan pernikahan mereka akan segera dilaksanakan  pada akhir bulan Oktober.
Kedatangan Bob Jurne (teman John dari Australia) ke Bali disambut gembira oleh John dan Nyoman Sari. Suatu malam, Bob mengajak John untuk menghabiskan malam minggu di Kuta. Nyoman Sari tidak dapat ikut pergi, karena ada upacara keagamaan. Pada saat John dan Bob sedang menikmati suasana malam di Legian Kuta, tiba-tiba terjadi ledakan. Bom dengan kekuatan yang cukup dasyat memporak-porandakan suasana malam di Legian, Kuta. Nyawa John, Bob, serta ratusan pengunjung Diskotik Sari Club dan Paddys  tidak bisa diselamatkan.
Pagi harinya tanggal 12 Oktober 2002. Nyoman Sari menunggu John dirumahnya. Nyoman Sari telah menyiapkan makanan dan minuman untuk menyambut kedatangan John dan temanya, tetapi John tak kunjung datang. Pada saat Nyoman Sari menonton televisi, tiba-tiba yang muncul adalah berita ledakan bom di Kuta dan Renon. Di Kuta ledakan terjadi di Sari Club dan Paddys, puluhan mayat terbakar hangus dan ratusan lainnya luka-luka. Sebagian korban merupakan wisatawan asing. Melihat berita tersebut Nyoman Sari sangat terkejut dan segera menghubungi John, tetapi John tidak dapat dihubungi. Nyoman Sari sangat panik, akhirnya dia mengetahui bahwa John dan temannya menjadi korban ledakan bom di Legian Kuta dan telah meninggal. Nyoman Sari sangat terpukul mendengar kejadian tersebut, upacara pernikahan yang tinggal beberapa minggu harus berakhir tragis. Nyoman Sari meratapi kepergian kekasihnya. Tangisnya tak putus-putus, Nyoman Sari demi cintanya bersumpah untuk tetap menjadi perawan tua selamanya, hingga  ajal datang menjemputnya. 

Skripsi: Ni Nyoman Astiti Dewi, S.S. " Analisis Sosiologi Sastra Novel Depang Tiang Bajang Sekayang-kayang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar